Cairan Di Kepala Janin Bisa Hilang

7 Mei

Cairan Di Kepala Janin Bisa Hilang

cairan di kepala janin bisa hilang
cairan di kepala janin bisa hilang

Cairan Di Kepala Janin Bisa Hilang – Di dalam kepala terjadi penumpukan cairan atau dengan istilah medisnya disebut dengan penyakit hidrosefalus. Hidrosefalus merupakan kelainan pada keseimbangan pembentukan, aliran, dan penyerapan cairan serebrospinal. Cairan ini berada didalam sistem saraf pusat yang menyebabkan penambahan volume yang di tempati cairan ini dalam sistem saraf pusat.

Apabila penyakit ini terjadi sejak dalam kandungan atau bayi yang baru lahir disebut dengan hidrosefalus kongenital. Penyakit hidrosefalus kongenital di sebabkan oleh infeksi TORCH pada saat anda hamil. Infeksi torch ini akan mengakibatkan peradangan pada jaringan otak yang memproduksi ataupun menyerap cairan serebrospinal. Cairan Di Kepala Janin Bisa Hilang

Apa saja ciri-ciri anak atau bayi yang mengalami penumpukan cairan di kepala ?

  1. Terlambat bicara

Apabila melihat anak terlambat bicara dalam waktu yang cukup lama, dan tidak seperti anak normal lainnya. Anda harus segera mengambil tindakan yaitu dengan memeriksanya ke dokter anak. Karena jika dalam kondisi tersebut bisa saja anak anda mengalami hidrosefalus.

Hal ini karena adanya peningkatan tekanan pada otak anak sehingga membuat kemampuan bicaranya terganggu dan sulit untuk mengutarakan sesuatu. Untuk itu anda bisa mencoba terapi agar anak terobati dari penyakit ini.

2. Terlambat bereaksi

Jika anak anda menderita penyakit hidrosefalus akan terlambat dalam bereaksi terhadap sesuatu. Pada kondisi ini bayi anda akan lambat tumbuh kembang bayi akan terhambat dan menjadi tidak maksimal. Untuk itu anda harus mengetahui ciri-ciri dari penyakit hidrosefalus supaya bisa menangani secara cepat. Cairan Di Kepala Janin Bisa Hilang

3. Kepala membesar

Ciri-ciri selanjutnya bila bayi atau anak anda mengalami hidrosefalus yaitu akan tampak terlihat pembesaran otak dan mengakibatkan pembesaran area kepala di daerah dahi dan tempurung. Apabila hal ini dialami oleh bayi anda maka segera atasi atau periksakan pada dokter.

4. Pusing atau sakit kepala

Apabila anak anda sering merasakan pusing atau sakit kepala maupun mengalami nyeri pada area kepala yang berkepanjangan, anda harus segera waspada. Karena hal tersebut bisa menjadi bahwa anak anda menderita hidrosefalus.

Sakit kepala akan dirasakan oleh anak yang menderita hidrosefalus karena akan menimbulkan tekanan dan berawal bisa akibat infeksi otak. Gejala yang paling umum dan sering terjadi yaitu pusing dan sakit kepala yang tak kunjung sembuh. Cairan Di Kepala Janin Bisa Hilang

5. Tubuh lemas kurang gizi

Tubuh anak anda akan lemas karena kekurangan gizi yang bisa merupakan ciri-ciri dari penyakit hidrosefalus. Kondisi inilah yang akan memudahkan terjadinya infeksi pada otak yang akan menimbulkan peningkatan cairan pada otak anak.

Untuk anda harus memberikan makanan bergizi pada anak salah satunya jenis makanan yang mengandung protein tinggi karena dapat membantu perkembangan otak anak.

6. Pertumbuhan tidak optimal

Pertumbuhan anak menjadi tidak optimal akibat dari penyakit hidrosefalus misalanya anak susah memahami sesuatu, lebih lambat merespon dan gangguan psikosomatis ataupun pada panca indra. Cairan Di Kepala Janin Bisa Hilang

7. Bayi sering muntah

Bayi anda akan mengalami muntah ketika pada saat sakit, demam atau terkena gangguan lainnya. Tapi jika bayi anda mengalami hidrosefalus akan lebih sering muntah yang mengakibatkan sulit untuk menerima makanan dan minuman.

Kondisi ini di akibatkan dari menumpuknya cairan secara terus-menerus yang akan menyebabkan otak dan sistem saraf bayi tidak bisa bekerja dengan baik.

8. Bayi rewel dan sering mengantuk

Anda akan mendapati bayi yang sering mengantuk dan rewel apabila menderita penyakit hidrosefalus. Hal ini karena bayi merasa tidak nyaman tapi tidak bisa mengungkapkan seperti ketika bayi mengalamis akit kepala atau kepala berputar. Sehingga bayi akan mengirimkan reflek yaitu dengan sering mengantuk dan tidak bersemangat.

9. Bayi tidak mau minum susu

Apabila penyakit hidrosefalus di alami oleh bayi anda, maka bayi anda tidak akan mau minum susu atau ASI. Hal ini karena bayi sulit untuk menerima minuman karena merasa sakit kepala. Jika bayi anda minum akan lebih sering muntah sehingga bayia anda tidak mau minum lagi. Sehingga bayi anda akan lebih kurus dan berat badan bayi akan menurun drastis.

10. Kejang non epilepsi

Bayi anda akan lebih sering mengalami kejang apabila menderita penyakit hidrosefalus. Hal ini bisa terjadi karena bagian syaraf pada otak mengalami gangguan sehingga ada sistem saraf yang mendapatkan tekanan terus menerus. Cairan Di Kepala Janin Bisa Hilang

11. Bagian mata bayi tertunduk ke bawah

Tekanan cairan pada bagian otak juga bisa menyebabkan gangguan pada sistem syaraf mata bayi. Sehingga mata bayi tidak bergerak secara normal dan akan lebih cendrung terlihat menunduk. Sehingga anda akan melihat bayi seperti melihat kebawah.

12. Bayi menjadi sangat lemah

Apabia cairan sudah memenuhi bagian otak maka bisa menyebabkan bayi anda menjadi sangat lemah. Hal ini karena di pengaruhi oleh cairan dalam otak yang mengakibatkan otot-otot bayi menjadi sangat lemah.

Penyebab cairan menumpuk di kepala

  1. Aliran cairan serebrospinal terganggu

Apabila cairan serebrospinal terganggu yang mengakibatkan tidak dapat mengalir dengan normal sehingga cairan akan menumpuk kedalam tampungan ventrikel. Yang akan mengakibatkan ventrikel tidak bisa menampung atau tidak dapat menahan cairan yang menumpuk sehingga terjadilah penyakit hidrosefalus. Cairan Di Kepala Janin Bisa Hilang

2. Buruknya proses penyerapan cairan otak

Hidrosefalus dapat terjadi karena pembuluh darah tidak dapat melakukan penyerapan pada cairan yang dikeluarkan dengan benar. Kondisi ini terjadi karena jaringan otak mengalami peradangan karena pernah terjadi benturan dan cedera.

3. Cairan yang di produksi berlebih

Apabila cairan serebrospinal menumpuk di ventrikel akan membuat pembuluh darah tidak dapat menyerap dengan cepat. Sehingga cairan itu akan menumpuk di bagian ventrikel yang menyebabkan terjadinya hidrosefalus. Cairan Di Kepala Janin Bisa Hilang

4. Cacat bawaan

Anda yang sedang mengandung sangat disarankan untuk memenuhi kebutuhan asam folat yang berguna untuk menjaga tubuh dan kembang janin yang ada di dalam kandungan. Apabila anda tidak memnuhi kebutuhan asam folat bisa mengakitkan organ bayi terutama otak tidak akan berkembang dengan sempurna sehingga bayi akan mengalami cacat bawaan.

5. Pendarahan otak

Pendarahan yang terjadi di dalam otak bisa menyebabkan bayi mengalami penyakit hidrosefalus. Anda bisa menggunakan CT scan untuk mendeteksi pendarahan yang ada di otak. Pendarahan pada otak bisa mengakibatkan aliran cairan otak menjadi terhambat yang akan menyebabkan penumpukan cairan sehingga menimbulkan penyakit hidrosefalus.

6. Adanya tumor otak

Aliran cairan di otak akan tersumbat apabila di otak terdapat tumor. Tumor otak yang secara perlahan akan semakin membesar akan mengakibatkan aliran darah menjadi tersumbat sehingga menyebabkan menumpuknya cairan di otak.

7. Kista otak

Kista otak yang lama-kelamaan akan membesar yang membuat tekanan di otak menjadi naik. Sehingga anda sangat di sarankan untuk mengangkat kista di otak agar cairan tidak menumpuk dan terhindar dari penyakit hidrosefalus. Cairan Di Kepala Janin Bisa Hilang

Akibat kelebihan cairan di otak

  1. Penurunan kecerdasan

Cairan otak yang berlebih pada ventrikel bisa menyebabkan menurunnya kecerdasan pada bayi. Karena cairan tersebut akan menutupi dan menghalangi syaraf yang akan masuk untuk menuju syaraf pusat yang berguna untuk mengkoordinasi syaraf-syaraf lain untuk bergerak.

Pada saat itu gerakan bayi yang menderita hidrosefalus akan menjadi lambat karena kecerdasannya menurun serta fungsi otak tidak dapat berjalan dengan baik dan tidak mampu menerima rangsangan dari luar.

2. Keterbelakangan mental

Tidak hanya kecerdasan yang menurun bayi yang menderita hidrosefalus juga akan mengalami keterbelakangan mental. Sehingga akan menyebabkan respon yang ditanggap akan lebih lambat akibatnya anda akan mengalami keterbelakangan mental. Cairan Di Kepala Janin Bisa Hilang

Anda akan sulit mengontrol emosi dan akan lebih mudah marah ketika mengalami penyakit hidrosefalus serta penakut karena kesulitan untuk menjaga keseimbangan antara otak dan hati.

3. Kematian

Akibat penumpukan cairan diotak yang paling fatal adalah bisa menyebabkan kematian. Apabila bayi terserang penyakit hidrosefalus dan tidak segera di tangani bisa menyebabkan kematian. Hal ini dikarenakan otak yang selalu tertekan dan tidak mampu menahan tekanan tersebut sehingga menimbulkan kematian.

Cara mengatasi cairan di dalam otak

  1. Operasi

Untuk mengatasi penyakit hidrosefalus anda bisa mencoba dengan operasi karena bisa menghilangkan cairan serebrospinal berlebihan pada otak. Dan biasanya operasi yang dilakukan adalah operasi pemasangan shunt. Cairan Di Kepala Janin Bisa Hilang

Operasi ini akan di pasangkan didalam kepala dan shunt ini berbentuk seperti selang untuk mengalirkan cairan otak ke bagian tubuh lainnya yang akan diserap oleh pembuluh darah. Bagian perut sering digunakan untuk mengalirkan kelebihan cairan tersebut.

Dan operasi ini akan di lengkapi dengan katup yang berguna sebagai pengendali aliran cairan sehingga cairan serebrospinal pada otak tidak mengalir dengan cepat. Opersi shunt ini akan di pasang pada bayi atau anak dan akan diganti menyesuaikan dengan pertumbuhan fisik yang semakin besar. Dan disaran operasi ini dilakukan dua kali pada anak sebelum memasuki usia 10 tahun.

2. Diet

Apabila anda terkena penyakit hidrosefalus bisa mengatasinya dengan diet. Karena makanan dan minuaman akan menjadi obat baik jika digunakan sesuai dengan tujuan dan kegunaanya. Dan anda harus menghinari makanan yang mengandung gula berlebih dan makanan yang mengandung tepung. Cairan Di Kepala Janin Bisa Hilang

Tidak hanya makanan itu saja anda juga harus menghinari makanan seperti daging, susu, telur, dan yang lainnya. Lebih baik anda mengonsumsi makanan biji-bijian, sayuran, protein nabati, air putih, dan juga buah-buah karena lebih bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

3. Kontrol emosi

Anda mempunyai tubuh yang diibaratkan spons yang bisa menyerap emosi dan segala sesuatu yang sedang dipikirkan atau di rasakan. Untuk mengobati hidrosefalus anda bisa memulai dengan menjaga kesehatan jantung dan emosi tersebut. Anda harus menghindari sifat marah, mudah emosi, sakit hati dan berbagai jemis sifat atau perasaan buruk lainnya.

4. Pengobatan alternatif

Tidak hanya melakukan operasi untuk mengobati hidrosefalus anda juga bisa bisa melakukan pengobatan alternatif yaitu seperti akupuntur, bionergetika, obat-obatan generik, dan juga refleksologi. Anda juga sangat dianjurkan untuk melakukan pijatan alternatif karena bisa membangun kembali organ dan juga sistem tubuh secara alami. Cairan Di Kepala Janin Bisa Hilang

5. Vitamin A dan D

Anda harus mengonsumsi vitamin A dan D karena bermanfaat untuk menurunkan resiko demielinasi serta multiple sclerosis secara signifikan. KOnsumsilah buah-buahan dan sayur-sayuran seperti pepaya, jeruk, dan wortel karena banyak mengandung vitamin A dan D.

 

post by: obat lipoma

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *